The Avengers (2012)


| Released Date
| 4 May 2012
(USA) |
| Language
| English |
Russian |
| Starcast
| » Starcast Robert Downey
Jr |
| Follow My Blog
|
|
| My Fan Page
|
|
SINOPSI:
Ketika berhubungan dengan film-film yang dirilis pada masa musim
panas, Hollywood tahu bahwa
mayoritas para penikmat film dunia menginginkan film-film dengan kualitas penceritaan yang sederhana namun dengan pengemasan yang super megah.
Film-film yang murni dibuat dengan
tujuan hiburan semata. The
Avengers – sebuah film yang
menempatkan para pahlawan
Marvel Comics seperti Captain
America, The Black Widow, Iron
Man, Hawkeye, Thor dan Hulk
berada pada satu jalan penceritaan yang sama – jelas adalah salah satu film musim panas dengan nilai
hiburan yang pastinya tidak dapat
diragukan lagi.
Namun, di bawah pengarahan Joss Whedon (Serenity, 2005), yang
bersama dengan Zak Penn (The Incredible Hulk, 2008) juga menulis naskah cerita film ini, The Avengers
berhasil tampil lebih dari sekedar
sebuah summer movie. Fantastis
dalam penampilan, tetapi tetap
mampu tampil membumi dengan
kisah yang humanis nan memikat.
Jika karakter Loki (Tom Hiddleston)
pada Thor (2011) digambarkan
hanya sebagai nemesis bagi
saudara angkatnya, Thor (Chris
Hemsworth), maka pada The
Avengers karakter tersebut
mendapatkan porsi cerita yang
lebih besar dan menjadi karakter
antagonis utama dengan menjadi
ancaman utama bagi peradaban
manusia di muka Bumi.
Dikisahkan, agensi mata-mata
S.H.I.E.L.D. yang dipimpin oleh Nick
Fury (Samuel L. Jackson) sedang
bereksperimen dengan Tesseract,
sebuah benda asing berbentuk
kubus yang diduga menyimpan
potensi kekuatan yang begitu
besar. Secara tiba-tiba, Tesseract
tersebut kemudian bekerja dan
membuka portal penghubung
antara Bumi dengan dunia Asgard.
Terbukanya portal tersebut
kemudian dimanfaatkan oleh Loki
untuk berkunjung ke Bumi
sekaligus merebut Tesseract dan
menjadikannya senjata untuk
menyerang Thor.
Dalam penyerangannya, Loki
berhasil menyihir jalan pemikiran
beberapa anggota S.H.I.E.L.D.,
seperti Dr. Erik Selvig (Stellan
Skarsgård) dan agen Clint Barton/
Hawkeye (Jeremy Renner), untuk
memihak kepadanya. Guna
menangani serangan tersebut, Nick
Fury kemudian berinsiatif untuk
membentuk kembali proyek The
Avengers, sebuah proyek dimana
S.H.I.E.L.D. menyatukan beberapa
orang berkekuatan super untuk
melindungi keamanan dunia. Fury
kemudian mengumpulkan agen
Natasha Romanoff/The Black
Widow (Scarlett Johansson), Bruce
Banner/Hulk (Mark Ruffalo), Steve
Rogers/Captain America (Chris
Evans) dan Tony Stark/Iron Man
(Robert Downey, Jr.).
Jelas, menyatukan beberapa
karakter yang memiliki kekuatan
(dan ego) hebat bukanlah sebuah
pekerjaan yang mudah. Fury
bersama dengan dua agen
kepercayaannya, Phil Coulson (Clark
Gregg) dan Maria Hill (Cobie
Smulder), mengalami masa-masa
yang sulit untuk menyatukan
mereka. Apalagi setelah Thor
datang dari Asgard dan juga
berniat untuk melumpuhkan Loki.
Namun, Fury harus berpacu dengan
waktu untuk menyelamatkan Bumi
dari Loki yang telah memulai
gerakannya untuk mengambil alih
kekuasaan planet ini.
Keputusan untuk menyerahkan
kursi kepemimpinan proses
produksi The Avengers kepada Joss
Whedon mungkin adalah salah
keputusan tercerdas yang pernah
diambil oleh Marvel Studios.
Whedon bukanlah sosok asing bagi
Marvel. Merupakan seorang
penggemar buku-buku komik,
Whedon pernah menulis 24 seri
komik Astonishing X-Men untuk
Marvel Comics. Kecintaan Whedon
yang mendalam terhadap dunia
komik itulah yang setidaknya telah
memberikan bekal bagi Whedon
untuk mengelola jalan cerita The
Avengers, sebuah kisah
kepahlawanan dengan potensi
adegan aksi yang besar namun
tetap berhasil menyelipkan pesan-
pesan humanis di beberapa bagian
ceritanya.
Penulisan Whedon untuk jalan
cerita dan dialog setiap karakter
yang hadir di The Avengers terasa
begitu alami, segar dan cerdas –
khas penceritaan dan dialog-dialog
Whedon yang biasa ditemukan
pada serial televisi Buffy the
Vampire Slayer (1997 – 2003)
ataupun Dollhouse (2009 – 2010).
Yang terutama, The Avengers
terasa begitu bebas dari segala hal
klise dan bodoh yang biasa
ditemukan pada banyak film-film
bertema superhero. Beberapa
bagian dialog memang tampil
sedikit inferior dari adegan-adegan
aksi dan menyebabkan ritme
penceritaan terasa menurun
beberapa kali, namun kelemahan
tersebut sama sekali tidak pernah
membuat The Avengers menjadi
terkesan menjemukan.
Dengan banyaknya karakter
superhero yang dihadirkan dalam
satu alur cerita, Whedon juga
berhasil membagi rata porsi
penceritaan bagi setiap karakter.
Setiap karakter dihadirkan dengan
porsi kepentingan cerita yang
merata, walaupun beberapa
diantaranya berhasil tampil
menonjol. Karakter Tony Stark/Iron
Man, Bruce Banner/Hulk dan
Natasha Romanoff/The Black
Widow seringkali tampil mencuri
perhatian lebih ketika karakter
mereka hadir dalam sebuah
adegan.
Pada banyak bagian, hal tersebut
disebabkan oleh dialog-dialog yang
diberikan sekaligus karakterisasi
pada ketiga tokoh tersebut lebih
berwarna jika dibandingkan
dengan karakter-karakter lainnya.
Pada bagian lainnya, kemampuan
setiap pemeran untuk
menghidupkan karakter yang
mereka perankan juga membuat
setiap karakter yang hadir di The
Avengers terasa lebih hidup.
Berbicara mengenai departemen
akting The Avengers, Whedon
mendapatkan dukungan yang
sangat sempurna dari setiap jajaran
pemeran film ini. Nama-nama
seperti Robert Downey, Jr., Chris
Evans, Scarlett Johansson, Jeremy
Renner, Mark Ruffalo, Chris
Hemsworth hingga Tom Hiddleston
dan Samuel L. Jackson mampu
memberikan penampilan terbaik
mereka. Akibat karakter mereka
yang ‘lebih menonjol’
dibandingkan karakter lainnya,
wajar jika kemudian penampilan
Downey, Jr., Johansson dan Ruffalo
akan lebih banyak mendapatkan
perhatian penonton. Khususnya
Ruffalo, seorang aktor spesialis
karakter drama yang kali ini harus
menangani sebuah karakter
superhero. Dan nyatanya, Ruffalo
mampu menanganinya dengan baik
– bahkan lebih baik dari beberapa
aktor yang pernah memerankan
karakter Bruce Banner/Hulk di layar
lebar sebelumnya.
Seperti halnya film-film karya
Marvel Studios lainnya, penampilan
audio visual The Avengers juga
mampu tampil prima. Paduan
special effect yang kuat pada
penampilan visual dan audio yang
menggelegar akan mampu
membuat pengalaman penonton
dalam menikmati The Avengers
terasa maksimal. Tata musik arahan
Alan Silvestri juga berhasil masuk
dan meningkatkan ketegangan
emosi di banyak adegan film.
The Avengers juga dirilis dalam
format 3D, sebuah format yang
sayangnya tidak begitu
teraplikasikan dengan baik pada
film ini. Tampilan 3D The Avengers
memang adalah sebuah hasil
konversi. Wajar jika kemudian
penampilan 3D The Avengers tidak
begitu maksimal dan kurang begitu
mampu untuk memberikan nilai
lebih pada The Avengers secara
keseluruhan.
Jelas adalah sangat menyenangkan
untuk menyaksikan sebuah film
blockbuster yang masih mau
menyempatkan diri untuk
membenahi penulisan karakterisasi,
cerita dan dialog serta tidak melulu
mengutamakan penampilan special
effect yang bombastis. Dengan
arahan dari Joss Whedon, The
Avengers mampu mencapai kualitas
penceritaan tersebut: tetap berhasil
tampil
spektakuler sebagai sebuah
film musim panas, namun mampu
tampil lebih kuat dengan sisi
penceritaan yang lebih tertata.
Penulisan serta pengarahan cerita
yang kuat dari Whedon tidak hanya
membuat The Avengers menjadi
film adaptasi Marvel Comics terbaik
yang pernah dihasilkan, namun film
ini jelas telah meningkatkan
standar kualitas film-film bertema
superhero secara keseluruhan.
Bravo!


Download Film The Avengers (2012) BluRay Subtitle Indonesia MP4 High Quality:
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 360p
Durasi: 2 Jam - 22 Menit - 54 Detik
Size: 420 mb
SS:

Download Single Link:
Click here...
UC:
https://userscloud.com/b9e73sndv63w
TF:
http://www.tusfiles.net/82djqan1km84
UF:
http://adf.ly/vGWCp
US:
http://adf.ly/vGWCq
HF:
http://adf.ly/vGWCr
UP:
http://adf.ly/vGWCs
BU:
http://adf.ly/vGWCt
SF:
http://adf.ly/vGWCu
CV:
http://adf.ly/vGWCv
BX:
http://adf.ly/vGWCw
Subtitle:
Sub-avengers-2012
|
More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By:
Pain Akatsuki
Cara Download Di Tusfile Via Opera MiniCara Melewati Adfly Via Opera Mini
Download Film The Avengers (2012) BluRay Subtitle Indonesia AVI Normal Quality:
File Format : avi
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)
Resolusi: 500x288
Durasi: 2 Jam - 22 Menit - 54 Detik
Ukuran: 270 mb
SS:

Download Single Link:
Click here...
UC:
https://userscloud.com/ivj38x92toqf
TF:
http://www.tusfiles.net/w3s3je9wtnoy
SB:
http://adf.ly/vGWCx
UF:
http://adf.ly/vGWCy
US:
Click here...
HF:
http://adf.ly/vGWD0
UP:
http://adf.ly/vGWCz
BU:
http://adf.ly/vGWD2
SF:
http://adf.ly/vGWD3
CV:
http://adf.ly/vGWD4
BX:
http://adf.ly/vGWD5
Subtitle:
Sub-avengers-2012
|
More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By:
Pain Akatsuki
Cara Download Di Tusfile Via Opera MiniCara Melewati Adfly Via Opera Mini
The Avengers (2012) BluRay 1080p 5.1CH x264
File Format : MKV
Encoder: SHQ
Resolusi: BluRay 1080p
Durasi: 2 Jam - 22 Menit - 54 Detik
Ukuran: 2.1GB
SS:

Subtitle:
Sub-avengers-2012
|
More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By:
Pain Akatsuki
Cara Download Di Tusfile Via Opera Mini
Attentions!!
Aplikasi untuk HANDPHONE yang di gunakan
untuk memutar film dan cara pakainya? baca disini...!
Baca di sini...!
Ada Link tidak bisa dibuka atau broken link atau masalah lainya?
Silahkan beri komentar
| Follow My Blog
|
|